The Workability Test: Apakah Sebuah Pekerjaan Benar-Benar Bisa Dijalani dalam Jangka Panjang?

0
18
The Workability Test: Apakah Sebuah Pekerjaan Benar-Benar Bisa Dijalani dalam Jangka Panjang?

The Workability Test: Apakah Sebuah Pekerjaan Benar-Benar Bisa Dijalani dalam Jangka Panjang? – Sebuah pekerjaan bisa terlihat menarik dari luar. Gaji bagus, posisi menjanjikan, lingkungan nyaman, atau perusahaan memiliki nama besar. Namun, setelah dijalani cukup lama, ada pertanyaan lain yang mulai muncul:

“Apakah saya masih bisa menjalani pekerjaan ini dengan cara yang sama beberapa tahun ke depan?”

Pertanyaan inilah yang bisa disebut sebagai workability test—bukan sekadar apakah seseorang mampu mengerjakan pekerjaannya, tetapi apakah pekerjaan tersebut realistis untuk dipertahankan dalam jangka panjang.

Seseorang mungkin sanggup bekerja sampai malam ketika sedang mengejar target. Tetapi jika hal itu terjadi hampir setiap minggu, situasinya tentu berbeda.

Begitu juga dengan perjalanan kantor yang jauh, komunikasi di luar jam kerja, atau beban tanggung jawab yang terus bertambah.

Sesekali mungkin masih bisa diterima. Masalah muncul ketika kondisi tersebut berubah menjadi rutinitas.

Karena itu, pekerjaan sebaiknya tidak hanya dinilai dari berapa besar penghasilannya, tetapi juga dari waktu, energi, fleksibilitas, lingkungan kerja, dan ruang yang tersisa untuk kehidupan di luar kantor.

The Workability Test: Apakah Sebuah Pekerjaan Benar-Benar Bisa Dijalani dalam Jangka Panjang?

Salah satu cara sederhana untuk menilai sebuah pekerjaan adalah membayangkan rutinitas yang sama masih berlangsung beberapa tahun dari sekarang.

Apakah masih terasa masuk akal?

Jika jawabannya tidak, mungkin masalahnya bukan pada kemampuan kita. Bisa jadi cara kerja atau kondisi pekerjaannya memang sulit dipertahankan.

Pada akhirnya, tidak ada pekerjaan yang sempurna. Setiap pekerjaan pasti memiliki kekurangan.

Yang penting adalah mengetahui kekurangan mana yang masih bisa diterima dan mana yang perlahan menghabiskan terlalu banyak hal.

Karena pekerjaan yang baik bukan hanya pekerjaan yang bisa kita lakukan.

Pekerjaan yang baik juga harus menjadi sesuatu yang masih bisa kita jalani tanpa kehilangan terlalu banyak bagian dari kehidupan kita sendiri.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/the-career-trade-off-mengapa-pilihan-karier-yang-terlihat-menguntungkan-tidak-selalu-datang-tanpa-konsekuensi/