The Lateral Career Move: Ketika Bergerak ke Samping Justru Menjadi Langkah Maju

0
19
The Lateral Career Move: Ketika Bergerak ke Samping Justru Menjadi Langkah Maju

The Lateral Career Move: Ketika Bergerak ke Samping Justru Menjadi Langkah Maju – Banyak orang masih melihat perkembangan karier seperti menaiki tangga. Setelah beberapa tahun bekerja, langkah berikutnya dianggap harus berupa promosi, jabatan yang lebih tinggi, atau gaji yang lebih besar.

Padahal, karier tidak selalu berkembang dengan cara seperti itu.

Ada kalanya seseorang justru memilih berpindah ke posisi lain yang levelnya relatif sama. Dari luar, keputusan tersebut mungkin terlihat seperti berjalan di tempat. Namun, perpindahan ke samping atau lateral career move bisa menjadi cara untuk memperluas pengalaman dan membuka pilihan baru di masa depan.

Bayangkan seseorang yang selama ini bekerja di bagian operasional kemudian pindah ke project management. Jabatan dan penghasilannya mungkin tidak langsung berubah drastis.

Namun, cara ia melihat pekerjaan bisa berubah.

Ia mulai belajar mengatur proyek, berkoordinasi dengan berbagai tim, memahami risiko, dan melihat bagaimana sebuah pekerjaan direncanakan sejak awal. Pengalaman seperti ini dapat memberikan sudut pandang yang sebelumnya tidak dimiliki.

Hal yang sama bisa terjadi ketika seseorang berpindah dari sales ke customer success, marketing ke product, atau fungsi lain yang masih memiliki hubungan dengan pengalaman sebelumnya.

Pergerakannya terlihat menyamping, tetapi kemampuan yang dibangun bisa menjadi lebih luas.

The Lateral Career Move: Ketika Bergerak ke Samping Justru Menjadi Langkah Maju 

Salah satu alasannya sederhana: takut terlihat tidak berkembang.

Ada kekhawatiran bahwa orang lain akan bertanya, “Kenapa sudah beberapa tahun bekerja tetapi masih di level yang sama?”

Padahal, angka pada jabatan tidak selalu menggambarkan seberapa banyak seseorang berkembang.

Perpindahan lateral bisa memberi kesempatan untuk mengenal bagian lain dari bisnis, bekerja dengan orang yang berbeda, atau memahami proses yang sebelumnya hanya dilihat dari satu sisi. Pengalaman lintas fungsi juga dapat membantu seseorang membangun kemampuan yang lebih fleksibel.

Yang penting, perpindahan tersebut memang memiliki tujuan. Bukan sekadar pindah karena bosan atau ingin meninggalkan masalah.

Lateral move tidak otomatis menjadi keputusan yang tepat untuk semua orang.

Sebelum mengambilnya, seseorang perlu bertanya: apa yang ingin saya dapatkan dari perpindahan ini?

Mungkin ingin mempelajari bidang baru, memahami bisnis lebih luas, bekerja dengan pemimpin yang berbeda, atau membangun pengalaman yang belum tersedia di posisi sekarang.

Jika jawabannya jelas, perpindahan tersebut bisa menjadi investasi untuk langkah berikutnya.

Karier pada akhirnya bukan perlombaan siapa yang paling cepat naik jabatan. Ada orang yang tumbuh dengan naik, ada yang berkembang dengan berpindah, dan ada pula yang membutuhkan waktu untuk mencoba arah berbeda.

Kadang-kadang, bergerak ke samping bukan berarti menjauh dari tujuan. Justru dari sanalah seseorang bisa menemukan jalan yang sebelumnya tidak terlihat.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/the-workability-test-apakah-sebuah-pekerjaan-benar-benar-bisa-dijalani-dalam-jangka-panjang/