Mengapa Profesional Kadang Perlu Membiarkan Orang Lain Melakukan Kesalahan – Ada kalanya kita melihat seseorang melakukan sesuatu yang menurut kita akan berakhir salah. Insting pertama biasanya adalah segera membantu.
“Biar saya saja.”
“Jangan begitu, nanti salah.”
“Coba ikuti cara saya.”
Niatnya mungkin baik. Kita ingin pekerjaan selesai dengan benar dan ingin mencegah orang lain mengalami masalah yang sebenarnya bisa dihindari.
Namun, terlalu sering menyelamatkan orang lain dari kesalahan juga bisa menjadi masalah.
Dalam pekerjaan, ada kesalahan yang memang perlu dicegah, terutama jika menyangkut keselamatan, kerugian besar, pelanggan, atau dampak yang sulit diperbaiki.
Tetapi ada juga kesalahan kecil yang sebenarnya masih bisa diperbaiki.
Misalnya, seorang rekan baru mengerjakan sebuah tugas dengan cara yang berbeda. Kita sudah tahu cara tersebut mungkin kurang efisien. Daripada langsung mengambil alih, terkadang lebih baik membiarkannya mencoba terlebih dahulu.
Dari situ, ia bisa melihat sendiri bagian mana yang tidak berjalan dengan baik.
Kesalahan kecil seperti ini bisa menjadi pengalaman yang jauh lebih melekat dibandingkan sekadar menerima instruksi dari orang lain.
Penelitian mengenai pembelajaran dari kesalahan di tempat kerja juga menunjukkan bahwa lingkungan yang aman untuk mengakui kesalahan, ditambah feedback dan bimbingan yang tepat, dapat membantu seseorang belajar dari pengalaman tersebut.
Masalahnya bukan pada membantu.
Masalah muncul ketika bantuan selalu diberikan sebelum seseorang mendapat kesempatan untuk berpikir sendiri.
Jika setiap kali ada masalah seseorang langsung datang menyelesaikannya, orang tersebut mungkin memang terbantu hari ini. Tetapi belum tentu menjadi lebih mampu menghadapi masalah yang sama besok.
Lama-kelamaan, terbentuk kebiasaan untuk bertanya sebelum mencoba.
Di sisi lain, orang yang terlalu sering menjadi “penyelamat” juga bisa kelelahan karena merasa semua hal harus berada di bawah pengawasannya.
Memberikan ruang bukan berarti tidak peduli. Justru, ada bentuk kepedulian yang dilakukan dengan cara mundur sedikit dan membiarkan orang lain belajar mengambil keputusan.
Mengapa Profesional Kadang Perlu Membiarkan Orang Lain Melakukan Kesalahan
Tentu tidak semua kesalahan layak dibiarkan.
Profesional yang matang perlu bisa membedakan antara kesalahan yang menjadi bagian dari proses belajar dan kesalahan yang risikonya terlalu besar untuk dibiarkan.
Jika dampaknya serius, turun tangan adalah bentuk tanggung jawab.
Namun, jika risikonya masih kecil dan situasinya dapat diperbaiki, memberikan kesempatan untuk mencoba bisa menjadi bagian dari proses pengembangan seseorang.
Kadang-kadang, seseorang memang perlu mengalami sendiri bagaimana sebuah keputusan bekerja sebelum benar-benar memahami alasannya.
Pada akhirnya, membantu orang lain berkembang bukan selalu tentang memberikan jawaban yang benar.
Ada saatnya kita perlu menjelaskan. Ada saatnya kita perlu memberi arahan. Tetapi ada juga saatnya kita perlu diam sejenak dan membiarkan seseorang menemukan jawabannya sendiri.
Sebab profesional yang terus diselamatkan dari kesalahan mungkin akan terbiasa mencari bantuan. Sementara profesional yang diberi ruang untuk mencoba, memperbaiki, dan belajar berpeluang menjadi lebih mandiri.






