Bekerja Aman-Aman Saja, Tapi Diam-Diam Terancam

0
36
Bekerja Aman-Aman Saja, Tapi Diam-Diam Terancam

Bekerja Aman-Aman Saja, Tapi Diam-Diam Terancam – Banyak orang merasa kariernya baik-baik saja. Datang tepat waktu, pekerjaan selesai, tidak pernah bermasalah dengan atasan, dan jarang terlibat konflik. Sekilas, semua terlihat aman. Namun di dunia kerja modern, kondisi “aman-aman saja” justru bisa menjadi tanda bahaya yang tidak disadari.

Bekerja tanpa masalah bukan berarti posisi kita tidak tergantikan.

Rutinitas yang berjalan lancar sering memberi rasa tenang. Kita tahu apa yang harus dikerjakan, jarang ditegur, dan tidak merasa tertekan. Namun di balik stabilitas itu, ada risiko tersembunyi: berhenti berkembang.

Saat pekerjaan terasa terlalu familiar, tanpa tantangan baru atau peningkatan kemampuan, nilai kita di mata organisasi bisa perlahan menurun. Bukan karena kita buruk, tetapi karena dunia di sekitar terus bergerak.

Ancaman di dunia kerja jarang datang dalam bentuk konflik atau peringatan keras. Ia muncul diam-diam lewat perubahan sistem, teknologi baru, atau arah bisnis yang bergeser. Orang yang merasa “aman” sering terlambat menyadari bahwa keahliannya mulai tidak lagi relevan.

Sementara itu, mereka yang terlihat biasa saja tapi terus belajar, perlahan mengambil posisi yang lebih kuat.

Bekerja Aman-Aman Saja, Tapi Diam-Diam Terancam

Tidak semua orang harus ambisius atau tampil mencolok. Dunia kerja tetap membutuhkan orang yang stabil dan bisa diandalkan. Namun ada perbedaan besar antara tenang dan stagnan.

Bekerja aman-aman saja menjadi berbahaya ketika:

  • Tidak ada peningkatan kemampuan baru

  • Tidak tertarik memahami perubahan di sekitar

  • Merasa cukup hanya karena belum ada masalah

Pada titik ini, ancaman bukan datang dari luar, melainkan dari ketidaksiapan diri sendiri.

Karier yang bertahan bukan yang paling ribut atau paling cepat, tetapi yang mau beradaptasi. Kadang cukup dengan satu langkah kecil: belajar hal baru, memahami peran lebih luas, atau sekadar terbuka pada perubahan.

Bekerja dengan tenang boleh. Merasa aman juga wajar. Tapi di dunia kerja, keamanan sejati bukan tentang tidak diganggu, melainkan tentang tetap relevan.

Karena sering kali, yang paling terancam bukan mereka yang bermasalah—melainkan mereka yang merasa semuanya baik-baik saja.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/kenapa-terlalu-ambisius-justru-membahayakan-karier/