Mengapa Profesional Perlu Tahu Kapan Sebuah Percakapan Harus Dilanjutkan dan Kapan Harus Dihentikan?

0
6
Mengapa Profesional Perlu Tahu Kapan Sebuah Percakapan Harus Dilanjutkan dan Kapan Harus Dihentikan?

Mengapa Profesional Perlu Tahu Kapan Sebuah Percakapan Harus Dilanjutkan dan Kapan Harus Dihentikan?- Tidak semua percakapan di tempat kerja harus diselesaikan dalam satu waktu.

Ada pembicaraan yang semakin produktif ketika diteruskan. Namun, ada juga percakapan yang justru semakin rumit karena kedua pihak sudah mulai lelah, emosi meningkat, atau pembahasannya berputar di tempat yang sama.

Di sinilah kemampuan membaca situasi menjadi penting.

Kadang seseorang berhenti berbicara karena sedang berpikir.

Dalam situasi seperti ini, terlalu cepat mengakhiri percakapan justru bisa membuat hal penting tidak pernah disampaikan. Memberikan sedikit ruang dan tidak buru-buru mengisi keheningan dapat membantu orang lain menyusun pikirannya.

Begitu juga ketika seseorang mengatakan, “Saya sebenarnya ingin menjelaskan sesuatu, tetapi bingung mulai dari mana.”

Mungkin percakapan tersebut justru perlu dilanjutkan dengan pertanyaan sederhana, bukan segera ditutup.

Mendengarkan dengan baik bukan hanya soal menunggu giliran berbicara, tetapi juga memperhatikan kapan seseorang membutuhkan ruang untuk menyampaikan sesuatu.

Sebaliknya, percakapan perlu dihentikan ketika pembahasan sudah berubah menjadi saling menyerang.

Misalnya, dua rekan kerja awalnya membicarakan sebuah kesalahan. Beberapa menit kemudian, pembicaraan berubah menjadi mengungkit masalah lama, mempertanyakan karakter masing-masing, dan mencari siapa yang paling bersalah.

Jika diteruskan, kemungkinan besar masalah tidak akan menjadi lebih jelas.

Dalam kondisi seperti itu, mengatakan “Sepertinya kita perlu jeda dan melanjutkannya ketika sudah lebih tenang” bukan berarti menghindari masalah.

Justru, itu bisa menjadi cara untuk mencegah percakapan berubah menjadi konflik yang lebih besar. Memberi jeda ketika emosi meningkat juga menjadi salah satu pendekatan yang disarankan dalam menghadapi percakapan sulit.

Mengapa Profesional Perlu Tahu Kapan Sebuah Percakapan Harus Dilanjutkan dan Kapan Harus Dihentikan?

Percakapan yang baik tidak selalu panjang.

Kadang 10 menit cukup untuk menyamakan pemahaman. Kadang percakapan selama satu jam tetap tidak menghasilkan apa-apa karena orang-orang yang terlibat hanya mempertahankan pendapat masing-masing.

Karena itu, profesional perlu belajar membaca beberapa tanda sederhana:

Apakah kita masih memahami satu sama lain? Apakah ada informasi baru? Apakah pembicaraan masih menuju solusi?

Jika jawabannya masih ya, percakapan mungkin layak diteruskan.

Jika pembicaraan mulai berputar, emosi semakin tinggi, atau tujuan awal sudah hilang, mungkin sudah waktunya berhenti sejenak.

Pada akhirnya, kemampuan berkomunikasi bukan hanya tentang tahu apa yang harus dikatakan.

Profesional juga perlu tahu kapan harus terus berbicara, kapan harus mendengarkan, dan kapan cukup mengatakan, “Kita lanjutkan nanti.”

Sebab terkadang, mengakhiri percakapan pada waktu yang tepat bukan tanda bahwa kita kehabisan kata-kata.

Justru itu tanda bahwa kita tahu kapan sebuah percakapan sudah tidak lagi membantu.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/ketika-profesional-mulai-menyadari-bahwa-pengalaman-juga-bisa-membawa-kebiasaan-buruk/