Mengapa Ada Orang yang Terlihat Tenang ketika Semua Orang Mulai Panik?

0
14
Mengapa Ada Orang yang Terlihat Tenang ketika Semua Orang Mulai Panik?

Mengapa Ada Orang yang Terlihat Tenang ketika Semua Orang Mulai Panik? – Di tempat kerja, kepanikan bisa muncul dengan cepat. Target berubah mendadak, pelanggan mulai komplain, sistem bermasalah, atau sebuah keputusan harus dibuat dalam waktu singkat. Dalam situasi seperti itu, biasanya ada orang yang ikut panik, ada yang langsung sibuk mencari siapa yang salah, tetapi ada juga seseorang yang justru terlihat tetap tenang.

Menariknya, orang yang tenang bukan berarti tidak merasakan tekanan. Bisa saja ia sama khawatirnya dengan orang lain. Bedanya, ia tidak langsung membiarkan rasa panik menentukan apa yang harus dilakukan.

Ketika situasi menjadi kacau, manusia cenderung ingin segera melakukan sesuatu. Padahal, tindakan yang terlalu cepat belum tentu menyelesaikan masalah.

Orang yang terlihat tenang biasanya memberi sedikit jarak sebelum bereaksi. Ia mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, mana informasi yang sudah pasti, dan mana yang masih berupa dugaan.

Hal sederhana seperti ini bisa membuat keputusan menjadi lebih terarah. Dalam kondisi penuh tekanan, kemampuan memproses informasi memang dapat terganggu, sehingga mengambil jeda sejenak sebelum bertindak bisa membantu seseorang melihat situasi dengan lebih utuh.

Salah satu alasan seseorang terlihat lebih tenang adalah karena ia tahu bahwa tidak semua hal berada dalam kendalinya.

Misalnya, ketika proyek mengalami keterlambatan, ia mungkin tidak menghabiskan energi untuk memikirkan mengapa semuanya bisa sampai berantakan. Ia lebih fokus pada pertanyaan yang bisa dijawab: apa yang masih bisa diperbaiki, siapa yang perlu dihubungi, dan langkah apa yang paling masuk akal dilakukan sekarang?

Bukan berarti ia tidak peduli terhadap masalah. Justru sebaliknya, ia memilih menggunakan energinya pada bagian yang masih bisa dipengaruhi.

Sikap seperti ini menjadi semakin penting ketika dunia kerja menghadapi banyak perubahan dan ketidakpastian. American Psychological Association juga menekankan pentingnya memusatkan perhatian pada hal-hal yang masih berada dalam kendali ketika menghadapi situasi yang tidak pasti.

Mengapa Ada Orang yang Terlihat Tenang ketika Semua Orang Mulai Panik?

Ada alasan mengapa orang yang tenang sering menjadi tempat bertanya ketika situasi mulai kacau.

Ketika seseorang tidak ikut memperbesar kepanikan, orang di sekitarnya biasanya memiliki ruang untuk berpikir lebih jernih. Cara berbicara yang terukur, tidak buru-buru menyalahkan, dan mampu menjelaskan langkah berikutnya dapat membuat situasi terasa lebih terkendali.

Ini bukan berarti setiap profesional harus selalu terlihat tenang. Ada kalanya seseorang memang perlu menunjukkan bahwa ia khawatir atau tidak setuju. Namun, kemampuan mengelola reaksi pribadi agar tidak menambah kekacauan merupakan kualitas yang sangat berguna dalam sebuah tim.

Orang yang tenang juga sering disalahartikan sebagai orang yang kurang sigap. Padahal, keduanya berbeda.

Seseorang bisa bergerak cepat tanpa bertindak secara terburu-buru. Ia dapat mengambil keputusan dengan segera setelah memahami persoalan, bukan karena ikut terbawa suasana.

Pada akhirnya, ketenangan di tempat kerja bukan tentang tidak pernah panik. Semua orang bisa merasa takut, bingung, atau tertekan.

Yang membedakan adalah apa yang dilakukan setelah perasaan itu muncul.

Ada orang yang langsung bereaksi. Ada pula yang berhenti sebentar, menarik napas, melihat situasi, lalu bertanya, “Apa yang sebenarnya perlu dilakukan sekarang?”

Sering kali, justru dari pertanyaan sederhana itulah ketenangan berubah menjadi kemampuan profesional yang nyata.

Baca Jugahttps://blog.kitakerja.co.id/ketika-sistem-baru-datang-mengapa-pekerjaan-lama-tidak-selalu-benar-benar-hilang/