Mengapa Cara Menyerahkan Pekerjaan Bisa Menentukan Kelancaran Satu Tim?

0
3
Mengapa Cara Menyerahkan Pekerjaan Bisa Menentukan Kelancaran Satu Tim?

Mengapa Cara Menyerahkan Pekerjaan Bisa Menentukan Kelancaran Satu Tim? –Sebuah pekerjaan mungkin sudah selesai di meja seseorang, tetapi belum tentu benar-benar selesai bagi tim. Ketika pekerjaan harus diteruskan kepada rekan kerja, cara menyerahkannya bisa menentukan apakah proses berikutnya berjalan lancar atau justru dimulai dengan kebingungan.

Sering kali masalah bukan muncul karena orang berikutnya tidak mampu bekerja. Mereka hanya tidak mendapatkan informasi yang cukup sejak awal.

Dalam pekerjaan sehari-hari, serah-terima sering dilakukan sesederhana mengirim file atau mengatakan, “Ini sudah selesai, silakan dilanjutkan.”

Padahal, orang yang menerima pekerjaan mungkin membutuhkan lebih dari sekadar hasil akhir. Mereka perlu tahu apa yang sudah dikerjakan, bagian mana yang masih terbuka, keputusan apa yang sudah dibuat, dan apakah ada hal tertentu yang perlu diperhatikan.

Tanpa konteks tersebut, orang berikutnya terpaksa mengulang pekerjaan yang sebenarnya sudah dilakukan atau menghabiskan waktu mencari tahu alasan di balik keputusan sebelumnya.

Penelitian terbaru mengenai handoff juga menunjukkan bahwa transfer informasi yang memadai dapat membantu orang yang menerima pekerjaan memahami tugas dan menjalankannya dengan lebih baik.

Masalah yang lebih rumit muncul ketika informasi penting hanya tersimpan di kepala orang yang mengerjakan.

Misalnya, seorang karyawan sudah mengetahui bahwa pelanggan tertentu memiliki permintaan khusus. Namun, informasi itu tidak ikut disampaikan ketika pekerjaan dialihkan kepada tim berikutnya.

Akibatnya, pekerjaan memang berpindah tangan, tetapi konteksnya tertinggal.

Studi tentang kesinambungan pengetahuan pada proses kerja juga menemukan bahwa informasi dapat menjadi terlalu singkat, kehilangan alasan di balik sebuah keputusan, atau tetap tersimpan di jalur komunikasi lokal ketika pekerjaan berpindah ke orang lain.

Mengapa Cara Menyerahkan Pekerjaan Bisa Menentukan Kelancaran Satu Tim?

Serah-terima yang baik sebenarnya tidak harus panjang atau rumit. Yang penting, orang berikutnya memiliki gambaran yang cukup untuk melanjutkan pekerjaan tanpa harus memulai dari awal.

Setidaknya, mereka perlu mengetahui apa yang sudah selesai, apa yang belum, apa yang perlu diperhatikan, dan apa langkah berikutnya.

Kebiasaan sederhana seperti ini dapat mengurangi pertanyaan berulang, pekerjaan ganda, dan kesalahan akibat informasi yang terputus. Berbagi pengetahuan juga menjadi salah satu mekanisme penting yang membantu menghubungkan sistem kerja dengan koordinasi dan pelaksanaan di organisasi.

Pada akhirnya, profesionalisme bukan hanya terlihat dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan sendiri.

Ada nilai lain yang sering tidak terlihat, yaitu kemampuan meninggalkan pekerjaan dalam kondisi yang cukup jelas sehingga orang lain bisa melanjutkannya tanpa kebingungan.

Karena pekerjaan yang benar-benar selesai bukan hanya pekerjaan yang sudah dikerjakan, tetapi pekerjaan yang bisa diteruskan dengan baik oleh orang berikutnya.

Baca Juga : https://blog.kitakerja.co.id/mengapa-perusahaan-semakin-sulit-menilai-siapa-yang-benar-benar-kompeten/